KESEHATAN

Efek Samping Obat Gemuk, Bahaya Untuk Kesehatan!

Minum penggemuk badan harus hati-hati. Sebab, banyak risiko dan efek samping yang bisa terjadi.

Tipsnesia.com – Obat penggemuk badan di percaya dapat menambah nafsu makan, memperlambat metabolisme, hingga menambah massa otot di area tubuh yang kamu inginkan. Namun, ada risiko efek samping obat gemuk atau penggemuk badan yang perlu kita harus waspadai.

Sama halnya seperti obat obatan pelangsing yang berguna untuk menurunkan berat badan pun sebenarnya sama saja tidak ada yang instan.

Tidak ada obat yang bisa menggemukkan badan secara cepat. oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui lebih lanjut soal kandungan dalam obat sebelum mengonsumsinya.

Vitamin penggemuk badan termasuk suplemen yang dijual bebas dan obat-obatan yang tanpa diresepkan oleh dokter. Meskipun pil ini mengklaim penambahan berat badan yang aman dikonsumsi, tetapi keamanannya sering kali tidak didukung oleh bukti ilmiah.

Berikut Kandungan Obat Penggemuk Badan yang Aman Dikonsumsi:

1. Protein

Sebagai penambah berat badan, obat tersebut harus mengandung protein. Protein merupakan komponen utama dalam proses penyusunan massa otot yang kemudian dapat meningkatkan berat badan sesuai keinginan.

Kebutuhan protein setiap orang berbeda-beda, tetapi rata-rata kebutuhan protein per hari adalah 10-35 % dari total asupan yang di konsumsi. Untuk orang dewasa, jumlah protein yang dibutuhkan untuk meningkatkan berat badan yaitu 1,4-2 gram/kg berat badan per hari.

Dengan begitu, cara menambah berat badan pada umumnya adalah mengatur kalori keluar dan masuk. Kamu bisa saja mengalami penurunan berat badan meski mengonsumsi protein yang cukup jika tidak diimbangi dengan makanan yang mengandung kalori lainnya.

2. Kreatin

Mayoritas obat penggemuk badan mengandung kreatin. Kreatin disebut sebagai salah satu zat paling aman terutama jenis kreatin monohydrate. Zat tersebut terbukti bisa meningkatkan massa otot dan produksi energi di dalam tubuh dengan pemakaiannya yang rutin.

Jika belum pernah mengonsumsi yang mengandung kreatin, kamu bisa mulai dengan dosis maksimal 20 gram per hari yang dibagi dalam 4 porsi. Konsumsi selama 5-7 hari secara berturut-turut.

3. Karbohidrat

Obat penggemuk badan yang bisa dibeli bebas di apotek adalah yang berjenis weight gainers. Suplemen tersebut dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan asupan kalori harian dan kebanyakan dibuat dari karbohidrat dan protein dengan dosis tinggi.

Suplemen weight gainers juga tidak bisa menambah berat badan secara instan, namun bisa membantu mendukung prinsip penambahan berat badan yaitu dengan menambah kalori yang masuk ke dalam tubuh agar lebih banyak daripada yang dibuang.

Meski pun begitu, konsumsi suplemen weight gainers sebenarnya bisa digantikan dengan mengonsumsi lebih banyak makanan sumber karbohidrat dan protein yang alami dan lebih sehat. Dengan begitu kita akan dapat mengantisipasi dan mengurangi efek samping obat gemuk ini.

4. Suplemen pendukung olahraga

Untuk dapat menambah berat badan secara sehat, kamu pun harus berolahraga. Dengan begitu, penambahan berat badan akan lebih bertahan lama dan terhindar dari risiko terkena penyakit yang berhubungan dengan kelebihan berat badan.

Agar dapat berolahraga dengan maksimal, kamu bisa mengonsumsi suplemen pendukung olahraga sebagai program penambahan berat badan. Suplemen tersebut biasanya mengandung kafein, citrulline, beta-alanine, dan beta-hydroxy beta-methylbutyrate (HMB).

Apakah Obat Penggemuk Badan Aman Bagi Tubuh?

Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat mengimbau agar konsumen tidak membeli atau menggunakan obat gemuk untuk menambah berat badan.

Pasalnya, beberapa obat gemuk mengandung berbagai zat yang dapat mengganggu kesehatan, seperti dexamethasone, kortikosteroid, dan cyproheptadine.

Penggunaan kortikosteroid yang digunakan tanpa tujuan tertentu dapat mengganggu tubuh dalam melawan infeksi, sehingga bisa menyebabkan kenaikan gula darah.

Obat penggemuk badan umumnya bisa bekerja aman jika dipadukan dengan pola hidup sehat. Efek sampingĀ  penambah berat badan yang dikonsumsi tanpa menerapkan gaya hidup sehat justru akan memicu beragam risiko kesehatan.

Jika memang ingin mengonsumsi obat penggemuk, pastikan obat tersebut di apotik telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Efek Samping Obat Gemuk antara lain:

  • Mual
  • Sakit perut
  • Diare
  • Berisiko memicu beragam gejala alergi seperti ruam, sesak napas, dan anafilaksis
  • Peningkatan detak jantung bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung
  • Dokter dan ahli gizi juga merekomendasikan obat yang mengandung methyltestosterone, oxandrolone, atau oxymetholone

Obat-obatan penggemuk badan mengandung steroid anabolik yang sebenarnya ini dapat diperuntukkan oleh pasien yang kehilangan berat badan yang di akibatkan penyakit tertentu. Misalnya penyakit infeksi kronis atau sakit diabetes.

Namun, obat gemuk yang mengandung steroid anabolik mempunyai efek samping, misalnya:

  • Perubahan mood.
  • Cepat marah.
  • Delusi.
  • Masalah ginjal.
  • Penyakit hati.
  • Pembengkakan jantung
  • Mengecilnya ukuran testis sampai kanker prostat (khusus pada pria).
  • Tumbuhnya rambut pada wajah.
  • Berhenti menstruasi dan pembesaran klitoris (khusus pada wanita).
  • Henti tumbuh kembang (pada remaja).

Itulah pembahasan tentang vitamin penggemuk badan, kamu perlu mengetahui sebelum memutuskan untuk meminumnya. Jika kamu mengalami masalah kesehatan akibat mengonsumsi obat tersebut, segeralah untuk membuat janji medis dengan dokter.

Author - Tipsnesia

Insan bumi sederhana yang berusaha bermanfaat untuk banyak orang lain melalui berbagai macam informasi yang di muat di dalam artikel website Tipsnesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button